Kesaksian dr. H. Aziz : XAMthone Plus Membantu Menyembuhkan Penyakit Jantung

XAMthone Plus mampu menyembuhkan penyakit jantung, kenapa saya menulis dengan kata menyembuhkan, karena kata ini berasal dari ucapan seorang dokter yang saya wawancari melalui telepon, tidak salahkan saya mengutip !

Beberapa waktu lalu saya mencoba menghubungi dr.H.A. Aziz Mahyuddin, MM seorang dokter yang telah berkarya kurang lebih 30 tahun lamanya. Saya mengenal dokter kelahiran Makassar ini saat ia mengikuti acara Seminar Momentum Dahsyat Plus di Puncak, Jawa Barat beberapa waktu lalu, dan pada kesempatan itu ia memberikan kesaksian mengenai penyakit jantungnya yang telah sembuh setelah minum XAMthone Plus.

“What happen with my hearth?”  Tanyanya ketika mendapati kenyataan bahwa jantungnya tidak jadi diring 3. “Awalnya saya memang sudah mengetahui khasiat manggis, dan saya coba minum XAMthone Plus 6 botol dalam waktu 3 minggu, dimana saat itu saya sedang menderita jantung dan disarankan oleh dokter untuk pasang ring di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta Utara,” ujar alumni Kedokteran Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan ini.

Selain kesehatan jantungnnya yang kembali pulih, sang dokter juga memberikan kesaksian bahwa XAMthone Plus mampu meningkatkan hemoglobin, meningkatkan libido dan meningkatkan stamina. “Sudah 15 tahun saya puasa senin dan kamis, tetapi puasa sekarang lebih sehat dan segar setelah ada XAMthone Plus” ujarnya. Selain itu menurutnya, XAMthone Plus juga mampu meningkatkan konsentrasi.

Sampai testimoni ini ditulis, Dokter Aziz sapaan akrabnya, telah mengonsumsi lebih dari 12 botol XAMthone Plus. “Di Klinik saya banyak sekali herbal dari dalam dan luar negeri, tetapi hanya XAMthone Plus yang saya resepkan kepada para pasien saya,” ujar dokter yang istrinya juga seorang dokter dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bontang, Kalimantan Timur ini.

Sebagai tambahan informasi seperti yang dituturkan oleh dokter yang menggeluti berbagai macam organisasi sosial kemasyarakatan maupun partai politik ini, bahwa untuk memasang 1 ring di jantungnya ia harus merogoh koceknya senilai kurang lebih 100 juta rupiah, kalau 3 ring berarti 300 juta rupiah. Mahalnya sebuah ring untuk jantung ya.

Dokter Aziz juga sembuh dari maag kronis setelah minum XAMthone Plus. Hal ini menunjukkan fakta bahwa kemampuan herbal XAMthone Plus tidak diragukan lagi. Tujuan awalnya hendak mengobati penyakit jantungnya, ternyata penyakit-penyakit lainnya juga disembuhkan. XAMthone Plus mampu memainkan perannya dengan sangat baik sebagai agen penyembuhan penyakit secara holistik atau menyeluruh. Jadi apalagi yang membuat anda tidak percaya dengan produk asli Indonesia?. (Kesaksian dr.H.A. Aziz Mahyuddin,MM Sumber : USB News Edisi September 2011)

Kesaksian dr. H. A. Azis Mahyuddin, MM, Klinik Rawat Inap Pelayanan Medik Dasar Mulfa, PT. Badak NGL, Komp. Satimpo Bontang, Kaltim untuk sidang pembaca USB News XAMthone plus.


Posted in Jantung | 1 Comment

Kesaksian George Lease Eks Dekan Patimura : XAMthone Plus Membantu Mengatasi Jantung Koroner

Obat herbal Jantung News. Tidak terpikirkan sebelumnya oleh seorang George Leasa (61) Mantan Dekan Fakultas Hukum Universitas Patimura, Ambon, Maluku ini menderita serangan jantung koroner. Sempat dirawat disalah satu rumah sakit di kota Ambon, namun oleh dokter setempat dirujuk ke Jakarta untuk menjalani operasi disalah satu rumah sakit terkenal milik pemerintah di daerah Jakarta Barat.

Saya tidak punya riwayat penyakit jantung sebelumnya, tetapi saya tidak begitu peduli dengan pola makan, saya makan makanan apa saja,” ujar Bapak yang menyelesaikan pendidikan master hukumnya di Universitas Indonesia ini melalui telepon kepada USB News. Sambil menunggu jadwal operasi karena harus mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku di rumah sakit tersebut, akhirnya George menyewa sebuah penginapan yang tidak jauh dari rumah sakit tersebut.

Suatu ketika saudaranya mengunjungi Bapak 3 anak itu dan menceritakan mengenai XAMthone Plus. Singkat kisah, dengan senang hati ia mau minum, dan tepatnya 18 April minum 60 ml pagi, siang dan malam. Kurang lebih satu bulan Ketua KPUD Maluku Barat Daya ini minum XAMthone Plus dan tidak jadi operasi jantung.

“setelah minum 1 jam minum obat medis, baru saya minum XAMthone Plus. Begitu seterusnya,” ujarnya dengan suara lantang. Dari nada suara dan intonasinya, Geoerge Leasa bukan seperti orang yang sedang menderita jantung koroner, tarikan napasnya tetap stabil saat dihubungi USB News melalui telepon genggam. “saya tidak mau operasi lagi, saya mau hanya dikateterisasi saja,” tuturnya saat ditanya apakah masih punya keinginan untuk dioperasi jantungnya?

George tidak jadi operasi jantung koroner. Kejadian ini tentu menjadi kabar gembira bagi istri dan anak-anaknya serta seluruh keluarga besanya termasuk relasinya. “Mereka semua heran, Pak George ke Jakarta kan mau dioperasi jantungnya tetapi malah tidak jadi, kenapa ini? Tanya punya tanya, ternyata Pak George minum XAMthone Plus jus dari kulit buah manggis.”

“saya tetap dampingi dengan obat dokter tapi tidak terlalu rutin minumnya, lebih banyak minum xamthone plus. Tolong tulis yang benar ya, sesuai dengan kenyataannya, jangan dikurangi dan jangan dilebihkan bahasanya,” pesannya kepada USB News. Keikhlasan hatinya untuk memberikan testimoni ini bisa dibaca dari bagaimana antusiasmenya dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan dari USB News dan ia mengizinkan nomor telepon selularnya dicantumkan dalam testimoni. “Silakan mencantumkannya, saya akan dengan senang hati berbagi pengalaman ini,” ujar Bapak berkaca mata ini menutup obrolannya. Untuk sharing langsung dengan Pak George Leasa 0813 43333 507. (sumber : USB News)

Posted in Jantung | Leave a comment

Kesaksian H. Izan Syibli : Menolak Operasi Jantung Dia Percaya XAMthone plus

 

Selama 13 hari dirawat di RS pemerintah ternama di Yogyakarta. “Hari ke-13 saya disuruh mengenakan pakaian operasi jantung, istri saya dipanggil oleh dokter dan disuruh mendepositokan uang 60 juta, istri saya kaget. Istri saya kembali ke ruangan saya, menanyakan saya mengenai uang 60 juta tersebut sebuah syarat agar bisa dioperasi jantung saya. Saya bilang, Ma, tidak usah operasi jantung saya ini, kita minta izin pulang saja,” kisah H. Izan Syibli (59) penderita jantung asal Yogyakarta.

Mengalami serangan jantung sejak November 2009 dalam sebuah perjalanan, H. Izan mengaku tidak percaya. “Saya memang punya Diabetes Melitus (DM) di atas 200 bahkan sampai 400, tetapi saya sudah berobat ke dokter. Saya juga masih rajin olah raga ringan, jadi sampai dapat serangan jantung ini saya juga kaget dan rasanya tidak percaya,” tutur Bapak asal Pontianak, Kalimantan Barat .

Ketika serangan terjadi pensiunan pegawai negeri itu merasa sesak napas, suaranya susah keluar dan bajunya basah kuyup karena keringat seperti disiram air. “Saya pikir saya akan pergi selamanya, tapi alhamdullilah saya masih hidup. Menurut dokter, jenis serangan jantung seperti saya itu kalau bukan ada campur tangan dari yang Maha Kuasa, kisahnya akan beda,” beber Kakek 6 cucu dengan mata berkaca-kaca.

Sebelum dilarikan ke rumah sakit besar, suami dari Hj. Sumarni (55) tersebut lebih dulu diperiksa oleh dokter yang buka praktik di kompleks perumahannya. “Saya ke Dokter Dadiyo, dan saran beliau saya harus ke rumah sakit besar, segera mendapat pertolongan karena ini sangat berbahaya,” ujarnya mengulangi perkataan sang dokter. Akhirnya Bapak 6 anak ini pun dibawa ke rumah sakit besar.

“Selama 7 hari saya di ICU, hari ke-8 saya dipindahkan ke ruang perawatan biasa selama 6 hari, sampai hari ke-13 dokter bilang jantung saya harus dioperasi,” ujarnya. Dengan mengandalkan asuransi kesehatan yang dipunyainya, H. Izan yakin bahwa operasi jantungnya tersebut tidak menyedok banyak uang dari kantongnya, tapi ternyata perkiraannya salah, dia harus membayarnya dengan sangat mahal untuk ukuran seorang pensiunan pegawai negeri.

“Saya tidak permasalahkan biaya, kalau memang itu diberitahukan sejak awal masuk rumah sakit, awalnya dokter bilang bahwa jantung saya akan dioperasi dengan tidak mengeluarkan biaya sepeserpun, tapi tiba hari H-nya saya disuruh harus taruh uang 60 juta dulu, wah, saya bilang saya tidak punya uang sebanyak itu.” Menurut Pak Haji, kalau saja hal itu dokter beritahukan awal-awal mereka bisa mengumpulkan uang dari anak-anak dan sanak saudaranya.

Setelah hari ke-13 gagal dilakukan operasi jantungnya, Pak Haji langsung menandatangani surat perjanjian dsb-nya sebagai syarat untuk lekas minggat dari rumah sakit tersebut. “Hari ke-14 saya minta izin untuk pulang ke rumah tapi tidak dibolehkan sama dokter, akhirnya saya dibolehkan pulang karena saya ngotot, tapi harus membuat dan menandatangani surat pernyataan bahwa pihak rumah sakit dan dokter yang bertugas tidak bertanggung jawab atas segala kemungkinan terburuk yang terjadi pada saya setelah meninggalkan rumah sakit.”

“Pada akhirnya saya pun bisa keluar dari rumah sakit, tinggal dua hari lebaran tiba waktu itu, saya mau lebaran di rumah dan Allah mendengarkan doa saya. Sampai di rumah saya minum XAMthone plus yang sudah disiapkan oleh istri saya, saya habiskan 3 botol, dalam 2 hari sebelum lebaran dan kondisi kesehatan saya sangat luar biasa perkembangannya. Saya kombinasikan dengan obat dokter dan hasilnya luar biasa, lebaran bisa saya rayakan dengan suka cita bersama istri dan anak-anak serta cucu-cucu saya.”

Testimoninya, “Kesembuhan jantung saya sampai hari ini saya boleh katakan 99% karena XAMthone plus. Obat-obat dokter perlahan-lahan mulai saya tinggalkan, tapi saya tetap konsultasi dengan dokter jantung. Saya tetap minum XAMthone plus sampai sekarang tapi hanya 1 kali sehari. Saya juga banyak memberikan informasi ini kepada setiap orang yang menderita penyakit-penyakit berat seperti jantung, kanker, stroke, diabetes, dll. Sekarang saya sedang membantu saudara di Pontianak yang menderita kanker payudara dengan XAMthone plus.”

Kesembuhan penyakit jantung yang diderita Pak Izan bukan asal bicara, tetapi sudah melalui pemeriksaan laboratorium dan hasil pemeriksaannya menunjukkan bahwa penyakit jantungnya telah sembuh total. “Ajaib sekali produk ini, demikian penuturan Pak Haji menutup testimoninya.***


 

Posted in Jantung | Leave a comment

Kesaksian Norman C. Wartawan Senior PWI : Jantung Sehat Berkat XAMthone plus

Tidak Jadi dioperasi Jantung Setelah Minum obat penyakit jantung XAMthone Plus.
Sudah berkelana mencari pengobatan ke mana-mana, sudah menjual rumah seharga 200 juta rupiah padahal rumah saya harganya 300 juta rupiah. Semuanya saya lakukan hanya 1 tujuan yakni kesembuhan jantung saya. Berkali-kali dokter rumah sakit sarankan saya untuk operasi dsbnya, tetapi saya tidak mau.

Saya pun sudah berencana jual rumah saya yang harganya 1.5 miliar di daerah Tebet untuk berobat jantung ke Penang, Malaysia. Akhirnya pencarian saya sampai juga kepada sebuah produk herbal asal Indonesia, tepatnya Jakarta, yaitu XAMthone plus, jus kulit manggis. Terakhir kali saya berobat ke paranormal sebelum bertemu dengan XAMthone plus ini, dan paranormal itu mengatakan bahwa penyakit jantung saya tidak bisa ditolong oleh rumah sakit, percuma saja Bapak berobat bolak-balik ke rumah sakit.

Bapak minum saja jus-jus dari buah-buahan, tetapi paranormal itu tidak sebutkan jus XAMthone plus ini. Sampai di rumah istri saya membuatkan jus dari apel, tomat, wortel dsbnya untuk saya minum, tetapi tidak ada perubahan. Saya tetap merasakan lelah, capek, napas tersengal-sengal, tidur tidak nyenyak dan masih makan obat dari dokter. Oh ya, sayapun dilarang sama istri dan anak-anak saya untuk menyetir mobil, karena takut kalau terjadi serangan jantung di jalan saat sedang nyetir, bisa sangat fatal.

Namun semua itu kini tinggal masa lalu, saya putuskan minum XAMthone plus, masuk botol ke-7 semua obat-obatan jantung dari dokter saya lepas, saya bisa nyetir mobil Cimanggis-Ancol, saya juga sudah mendatangi Kantor Pusat XAMthone plus untuk membeli produk ini sendirian. Alhamdulillah, luar biasa ini produk. Saya tidak bisa berkata apa-apa lagi tentang khasiat XAMthone plus. Saya hanya mau membagi pengalaman ini untuk saudara-saudari para penderita jantung di seluruh Indonesia.

Jangan ragu untuk minum jus kulit manggis XAMthone plus. Bagi yang sehat jantungnya sebaiknya mencegah dengan XAMthone plus, jangan tunggu sampai sakit seperti yang saya alami ini. Norman Chaniago (68), Cimanggis, Depok, Jawa Barat. Wartawan Senior PWI (Persatuan Wartawan Indonesia)

 

Posted in Jantung | 2 Comments